Pilkada

Pilkada
Pilkada

Zulkifli Hasan-Hatta Radjasa-Wanda Hamidah, PAN

Zulkifli Hasan-Hatta Radjasa-Wanda Hamidah, PAN
Zulkifli Hasan-Hatta Radjasa-Wanda Hamidah, PAN

PAN & Golkar di Kalianda, Lampung Selatan

PAN & Golkar di Kalianda, Lampung Selatan
PAN di Kalianda, Lampung Selatan, Ikang Fawzi dan Zainuddin Hasan

Hari Pertama Rano Karno Jadi Birokrat di Kab Tangerang, Banten

Artis dan PIlkada (rano karno, ratih sanggarwati)

Artis dan PIlkada (rano karno, ratih sanggarwati)
Mampukah Artis Jadi Birokrat Indonesia?

Gugatan TUN Artis Marissa Haque Atas Kecurangan Pilkada Ratu Atut Chosiyah

Gugatan TUN Artis Marissa Haque Atas Kecurangan Pilkada Ratu Atut Chosiyah
Gugatan TUN Artis Marissa Haque Atas Kecurangan Pilkada Ratu Atut Chosiyah

Segala Jurus Digunakan untuk Membantai Artis di Banten

Segala Jurus Digunakan untuk Membantai Artis di Banten
Takut Dikalahkan Artis Marissa Haque Ratu Atut Diduga Melakukan Kejahatan Hukum

Seribu Cara Ratu Atut & Airin Rachmi Diany

Seribu Cara Ratu Atut & Airin Rachmi Diany
Demi Mengalahkan Pesaing Terberatnya Artis Marissa Haque, Ditenggarai Ratut Atut Menggunakan Sejuta Cara Pidana, Seribu Cara Ratu Atut & Airin Rachmi Diany
Tampilkan postingan dengan label Ikang Fawzi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikang Fawzi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Maret 2010

PAN Dukung Helmy Yahya Jadi Bupati Ogan Ilir

Kamis, 04 Maret 2010 11:09 WIB

Helmi Yahya. TEMPO/Ramdani

TEMPO Interaktif, Palembang - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sumatera Selatan memutuskan mendukung selebritis asal daerah itu Helmy Yahya untuk maju dalam pertarungan Bupati di Ogan Ilir Sumsel. Sekretaris DPW PAN Sumsel, Badrullah Daud Kohar, mengatakan untuk Kabupaten Ogan Ilir pihaknya memutuskan Helmy Yahya sebagai Bupati Ogan Ilir.
Adapun untuk calon wakil bupati diserahkan kepada Helmy siapa yang akan mendampingi pada pemilihan kepala daerah 5 Juni 2010 mendatang.Menurut Badrullah, dalam pemilihan itu pihaknya menonjolkan figur Helmi Yahya dan diharapkan bisa meraih kemenangan pada pesta demokrasi itu.Walaupun sekarang ini berdasarkan hasil survei posisi incumbent di Ogan Ilir masih tinggi, tetapi calon bupati yang diusung PAN masih mempunyai kesempatan untuk dapat menang pada Pilkada mendatang.Ia juga menegaskan, dengan waktu tiga bulan, masih cukup waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Ogan Ilir. Badrullah yang juga wakil rakyat itu mengatakan, pihaknya sudah memiliki strategi khusus dalam memenangkan Pilkada mendatang termasuk menyiapkan para saksi di tempat pemungutan suara (TPS).

Helmy Yahya pernah maju dalam pemilihan di Sumatera Selatan untuk posisi wakil gubernur berpasangan dengan Syahrial Oesman. Namun pasangan ini berhasil dikalahkan oleh Alex Noerdin dan Eddy Yusuf.Untuk pemilihan kepala daerah lainnya di Sumatera Selatan, DPW PAN juga menetapkan dan memutuskan mendukung calon bupati incumbent untuk dua kepala daerah yaitu Ogan Komering Ulu Timur, Herman Deru dan Ogan Komering Ulu Selatan Mutadin Serai.
Arif Ardiansyah

Rabu, 03 Maret 2010

Wakil Bupati Ikang Fawzi (Ahmad Zulfikar Fawzi)

Zainudin-Ikang Fawzi Siap Pimpin Lampung Selatan

Senin, 22 Pebruari 2010 21:05 WIB Peristiwa Politik/Hankam

Jakarta (ANTARA News) - Calon Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dan wakilnya, Ikang Fawzi, menyatakan sangat siap memimpin Lampung Selatan untuk kurun waktu lima tahun ke depan. Zainudin yang merupakan adik kandung Menhut Zulkifli Hasan ini kepada pers di Jakarta, Senin, mengemukakan ia sudah mempersiapkan diri untuk pencalonan di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampung Selatan itu sejak 10 tahun yang lalu."Tahun 2000, sebenarnya saya sudah ingin maju. Begitu juga di Pemilukada 2005. Namun selain karena lawan masih kuat, saya juga melihat masih ada yang lebih pantas. Sekarang di tahun 2010 ini, saya nyatakan sangat siap untuk maju. Jadi, sudah 10 tahun saya persiapkan ini," ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan itu mengemukakan bahwa alasan kuat lainnya yang mendorongnya maju di Pemilukada Lampung Selatan pada 30 Juni 2010 itu adalah dirinya tidak melihat ada kemajuan yang signifikan di Lampung Selatan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. "Setelah Kalianda ditetapkan sebagai ibu kota Lampung Selatan, belum ada putera daerah memimpin sebagai bupati. Ini bukan ambisi dan pernyataan saya, namun ini keinginan langsung dari aspirasi masyarakat," tuturnya.Zainudin mengaku mempersiapkan Ikang untuk memimpin kaum perempuan dan pemuda guna memajukan pariwisata Lampung Selatan.Sementara itu Ikang mengemukakan dirinya menerima pinangan Zainudin itu karena adanya pertemanan satu pengajian selain antara dirinya dengan Zainudin ada kesamaan visi dan misi untuk membangun daerah. "Ia ingin membangun daerah asalnya dan saya kira itu tujuan yang baik. visinya membangun infrastruktur, perbaikan ekonomi, pendidikan yang lebih baik dan memotivasi rakyat. Yang lebih membuat saya tertarik adalah visi awalnya untuk membangun moral dan akhlak penduduk setempat," ujar Ikang.Ketika disinggung soal apakah dirinya nanti tidak takut disebut pendatang gelap karena tidak mempunyai hubungan apapun dengan Lampung Selatan, Ikang menyatakan, faktor tersebut bukan sebuah harga mati bagi seseorang yang ingin membangun sebuah daerah."Jujur saja, saya dalam hal ini tidak mempunyai ambisi.

Saya diminta dan hanya untuk melengkapi Zainudin yang merupakan putera daerah di sana. Namun, saya kira alasan kedaerahan bukanlah hal yang mutlak karena di Lampung Selatan itu juga banyak terdapat orang Jawa dan Banten," ungkapnya. Sebelumnya pada Kamis (18/2) lalu, Zainudin dan Ikang yang didampingi isterinya, Marissa Haque, telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan sebagai salah satu peserta Pilkada setempat. Pasangan ini diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).(D011/A038)

COPYRIGHT © 2010

Tim Liputan 6 SCTV di Pilkada Lampung Selatan

Ikang Fawzi Maju di Pilkada Lampung Selatan

27/02/2010 18:25

Liputan6.com, Lampung Selatan: Rocker Ikang Fawzi mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Lampung Selatan, Lampung. Beberapa waktu silam, bersama pasangannya Zainudin Hasan, Ikang mendaftar sebagai calon Bupati dan Wabup Lampung Selatan [baca: kang Fawzi Maju di Pilkada Lampung Selatan].

Pelantun lagu Preman ini mengaku tak pernah bermimpi menjadi pejabat. Namun Ikang tak bisa mengelak saat Partai Amanat Nasional memberikan kepercayaan itu. "Mungkin ini saatnya memanfaat ilmu dan pengalaman saya," katanya. Kendati bukan putra daerah, berbekal pengalamannya selama puluhan tahun sebagai pengusaha Ikang optimistis bisa mengembangkan wilayah Lampung Selatan yang selama ini dinilainya berjalan lambat. Didukung PAN, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Kebangsaan, Ikang yang akan berpasangan dengan adik Menteri Kehutanan itu optimistis bisa menang.(IAN)

Maju Pilkada di Ngawi, Ratih yang mantan peragawati terkenal

Bikin Ritual Langkahan
Melakukan ritual langkahan di rumah Ibundanya

Kamis, 18 Februari 2010, 14:38 WIB

SURABAYA POST -- Calon Bupati Ngawi, Ratih Sanggarwati, Rabu (17/2) melakukan ritual minta izin ibundanya untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Ngawi 12 Mei 2010 mendatang.

Ratih yang mantan peragawati terkenal ini melakukan ritual langkahan di rumah Ibundanya, Nur Aini, di Jl Panglima Sudirman 16 Ngawi sesaat sebelum dirinya mendaftar ke KPU Kabupaten Ngawi.

Dalam acara ritual itu, Ratih tidur tengkurap melintang di tengah pintu masuk rumah dan dilangkahi ibunya sebanyak 2 kali. Ritual ini adalah salah satu cara keluarga ini untuk melepas salah satu anggota keluarga yang akan terjun dalam suatu kompetisi. ’’Ini bukan pertama kali saya lakukan, sejak remaja sudah saya lakukan ritual seperti ini,” ujar Ratih kepada Surabaya Post, Kamis (18/2).Dia mengakui, ritual langkahan pertama dilakukannya ketika hendak terjun berkompetisi di pemilihan putri remaja. ’’Dulu sekitar tahun 1980-an pertama kali saya melakukannya, ketika mau ikut kompetisi putri remaja,” ujarnya.
Ritual itu pun kembali dilakoninya ketika dirinya hendak berkompetisi pada ajang pemilihan Abang dan None Jakarta 1984 sebelum akhirnya terpilih sebagai None Jakarta pada kompetisi tersebut. Dengan melakukan ritual tersbut, Ratih mengaku lebih percaya diri dalam menghadapi sebuah kompetisi.
’’Ritual ini pada intinya adalah untuk mengharap doa restu ibu. Ketika ibu sudah memberikan restunya, seolah saya punya senjata untuk melakoni kompetisi apa pun,” katanya mantap. Selain ritual langkahan, dirinya mengaku juga akan melakukan ziarah kubur ke makam ayahanda seta leluhurnya di Ngawi. ’’Rencananya hari ini juga saya kan nyekar ke makam ayah dan eyang-eyang,” katanya. Mengenai persiapan secara spiritual, istri Isman Budisepta Zen ini mengatakan sudah melakukannnya jauh-jauh hari, bahkan sebelum proses pencalonannya. ’’Kalau persiapan mental spiritual seperti puasa sudah saya lakukan sejak beberapa tahun belakangan, jadi bukan hanya menghadapi Pilkada ini saja,” tutur ibu tiga anak ini. Meski rajin melakukan puasa, saat ini dirinya mengaku kondisi tubuhnya sedang tidak fit sehingga memaksanya untuk libur puasa untuk beberapa saat.
Mengenai kesiapan secara administratif, Ratih dan timnya mengaku sudah menyerahkan semua syarat yang diminta KPUD Ngawi. ’’Kemarin semua syarat sudah diserahkan ke KPU, hanya ada beberapa yang harus dilengkapi, tapi bukan hal yang penting,” ujarnya. Wanita kelahiran 1962 ini mengaku sangat yakin bisa terpilih memimpin kabupaten yang berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah ini. ’’Sekarang masyarakat sudah sangat menginginkan perubahan.

Mereka sadar kabupaten ini bukan kerajaan yang diwariskan secara turun-menurun,” tandas wanita yang maju berpasangan dengan Chairul Anaminudin, calon dari PKB, ini. Ratih Sang-Chairul Anam diusung koalisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Laporan: Denny Sagita• VIVAnews